HP Suka Restart Sendiri

HP Suka Restart Sendiri

HP Suka Restart Sendiri – Apakah HP kalian sedang mengalami masalah, misalnya saja seperti sering restart dengan sendirinya secara berulang-ulang? Maka tidak usah khawatir, karena masalah seperti ini tidak hanya kalian saja yang mengalaminya.

Di mana ada banyak sekali pengguna HP lain yang pernah dan bahkan ada juga yang sering mengalami masalah seperti ini. Menurut saya sendiri, meski terdengar sederhana, namun masalah ini memang terasa sangat mengganggu sekali.

Apalagi ketika sedang menggunakan HP untuk keperluan penting, seperti membalas pesan, mencatat sesuatu dan hal penting lainnya. Pastinya akan sangat mengganggu bukan?

Jika sudah seperti itu, apakah ada cara aman untuk mengatasinya?

Nah, kebetulan banyak sekali yang menanyakan masalah tersebut, maka pada artikel ini akan coba saya jelaskan caranya. Untuk cara yang akan saya jelaskan di sini itu berdasarkan pengalaman pribadi penulis, ya.

Apa Penyebab HP Suka Restart Sendiri?

Penyebab HP Suka Restart Sendiri

Sebelum kita lanjut ke pembahasan utamanya, ada bagusnya kita ketahui terlebih dahulu apa saja yang menjadi penyebab HP sering restart dengan sendirinya.

Penyebab HP suka restart sendiri adalah:

  1. Adanya Bug Pada Sistem
    Untuk bug yang saya maksud di sini itu adalah kerusakan. Misalnya saja seperti efek dari gagal melakukan update atau bisa juga karena menginstal aplikasi tertentu (masih berhubungan dengan sistem).
  2. Sistem Mengalami Crash
    Hampir sama seperti bug sebelumnya, hanya saja sistem yang crash di sini itu dapat di sebabkan oleh hal yang belum bisa di ketahui.
  3. RAM HP Penuh
    RAM pada HP mempunyai fungsi untuk menyimpan data sementara dari aplikasi yang sedang berjalan. Jika memori RAM ini penuh, maka bisa memicu kinerja sistem pada HP menjadi bermasalah, seperti restart sendiri.
  4. Penyimpanan Internal Penuh
    Apabila memori internal pada HP yang penuh, maka bisa menjadi penyebab sistem melambat dan ini juga dapat memicu sistem HP mengalami crash.
  5. Ponsel Terlalu Panas
    Secara umumnya saat HP di gunakan akan mengeluarkan suhu panas. Nah, masing-masing HP mempunyai batas tertentu terhadap suhu panas ini. Jika melewati batasannya, maka akan membuat HP di paksa untuk restart sendiri.

Jika melihat lebih jauh, kemungkinan sih masih ada penyebab lainnya. Tapi untuk garis besarnya, hanya itu yang menjadi faktor utamanya.

Cara Mengatasi HP Suka Restart Sendiri (Berulang-ulang)

Untuk mengatasi masalah ini, sebenarnya kita hanya perlu fokus pada penyebab HP suka restart dengan sendirinya saja.

Masih belum paham? Tidak usah di pikirkan begitu keras deh, karena berikut akan saya jelaskan cara-caranya secara bertahap sesuai dengan penyebabnya.

Perlu kalian ketahui juga kalau cara ini juga bisa di lakukan pada semua merek HP Android. Mulai dari HP Xiaomi, Samsung, Oppo, Vivo, Asus, Realme, Sony dan merek HP lainnya.

Silakan ikuti tahapannya sesuai yang saya tulis atau bisa juga pilih sesuai dengan yang kalian alami saat ini.

1. Nonaktifkan HP Sementara

Seperti yang sudah saya jelaskan tadi di atas, kalau masing-masing HP itu mempunyai limitasi akan suhu panas komponen.

Nah, pada saat HP terlalu panas dan suhunya sudah melewati limitasi tersebut, maka sistem akan otomatis melakukan restart. Hal ini di lakukan dengan tujuan untuk membuat komponen di dalam HP tidak rusak karena terlalu overheat.

Ada satu cara sederhana yang bisa kalian coba di rumah, yaitu dengan cara mematikan HP sejenak. Ini akan membuat suhu pada komponen HP menjadi normal kembali.

Lebih bagusnya sih seperti ini:

  • Matikan HP seperti biasa.
  • Lepas baterai, SIM dan kartu memori.
  • Diamkan selama 30 menit.
  • Kemudian pasang kembali.
  • Selesai.

Dengan catatan HP yang kalian gunakan tidak memakai baterai tanam atau non removable. Jika tidak bisa melepas baterai, cukup copot SIM dan kartu memori HP saja lalu diamkan selama beberapa menit.


Baca Juga : Cara Atasi HP Tidak Bisa Dicas


2. Aktifkan Aplikasi Sistem yang Disable

Pada HP Android, aplikasi itu bisa di bagi menjadi 2 golongan, ya. Yaitu aplikasi yang kita pasang sendiri dan aplikasi sistem atau bawaan HP.

Untuk aplikasi yang sedang kita bahas di sini adalah aplikasi sistem, ya. Di mana aplikasi ini terkadang suka nggak sengaja ter-disable dengan sendirinya dan membuat sistem menjadi malfungsi deh.

Agar bisa mengatasi masalah ini, kalian bisa coba mengecek kembali melalui pengaturan yang ada pada HP. Caranya adalah seperti ini:

  1. Buka Pengaturan pada HP.
  2. Pilih menu Aplikasi.
  3. Lalu tekan menu Aplikasi Sistem.
  4. Silakan cari aplikasi sistem yang ter-disable.
  5. Kemudian aktifkan kembali aplikasinya.
  6. Selesai, deh.

3. Mengatasi HP Suka Restart Sendiri Dengan Update Sistem

Mengatasi HP Suka Restart Sendiri Dengan Update Sistem

Hampir semua vendor HP Android itu akan merilis update setiap beberapa waktu sekali (1 bulan sekali) untuk memperbaiki bug dan meningkatkan keamanan sistem.

Hal ini juga dapat kalian sendiri lakukan jika dari awal membeli HP sudah sering mengalami restart dengan sendirinya. Karena tidak menutup kemungkinan ada bug yang menempel pada file sistem sebelumnya, sehingga membuat HP suka restart sendiri.

Bagaimana caranya? Mudah sekali kok.

  1. Pertama buka Settings pada HP.
  2. Lalu cari menu About.
  3. Masuk ke System Update.
  4. Kemudian cek ketersedian update.
  5. Jika tersedia, silakan ketuk menu Update.
  6. Terakhir tunggu sampai proses update selesai.

Catatan:

Agar bisa melakukan update sistem pada HP, maka pastikan ponsel kalian sudah terhubung dengan jaringan internet. Bisa menggunakan jaringan WiFi atau bisa juga memakai jaringan internet dari kartu SIM.

Intinya sih pastikan internet tetap stabil agar proses download bisa berjalan dengan cepat dan tidak membuat HP malah menjadi panas.

4. Reset HP

Mulai dari sistem HP yang tidak stabil ataupun sistem yang sering mengalami crash, sebenarnya agak sulit untuk bisa di atasi. Selain itu, kondisi seperti ini juga bisa di picu oleh banyak hal.

Maka dari ini saya juga lebih menyarankan kalian untuk me-reset HP saja sekalian. Ini bertujuan agar semua data pada sistem bisa di kembalikan seperti awal lagi. Sehingga semua masalah yang terjadi pada sistem dapat teratasi.

Namun sebelum itu, pastikan kalian sudah melakukan backup terhadap data penting yang ada di dalam ponsel terlebih dahulu. Jika belum tahu bisa membacanya di artikel saya sebelumnya tentang cara backup data penting di Android.

Bila sudah, berikut langkap-langkahnya:

  • Langkah pertama buka menu Setelah di HP.
  • Lalu cari menu Pengaturan Tambahan.
  • Kemudian pilih Cadangkan dan Reset.
  • Pilih Factory Reset.
  • Berikutnya ketuk Reset Pabrik.
  • Terakhir tunggu sampai ponsel menyala kembali.
  • Selesai.

Nanti tampilan ponsel akan kembali seperti awal kita membelinya dan semua aplikasi yang pernah di install akan hilang. Tapi kalian bisa memasang semua aplikasi tersebut melalui Google Play Store.

5. Bersihkan Dalvik Cache dan Cache Partition

Seperti yang sudah pernah saya bahas sebelumnya kalau cache itu merupakan sebuah file sistem yang akan terus meneruk muncul seiring pemakaian HP.

File cache di sini mempunyai fungsi untuk menyimpan konfigurasi atau mudahnya itu untuk mengingat hal-hal yang ada di dalam sistem. Sehingga nanti bisa di akses dengan lebih cepat oleh penggunanya.

Namun meski mampu mempercepat kinerja HP, file cache juga terkadang dapat menyebabkan error yang berkelanjutan. Misalnya saja seperti efek yang kita bahasa saat ini, ialah HP suka restart sendiri.

Caranya tidak sulit:

  1. Matikan terlebih dahulu HP kalian.
  2. Lalu tekan dan tahan tombol Power + Volume UP + Volume Down secara bersamaan.
  3. Maka nanti akan muncul beberapa menu pengaturan.
  4. Silakan pilih Wipe Dalvik Cache, lalu OK.
  5. Lanjut pilih Wipe Cache Partition, kemudian OK.
  6. Terakhir restart HP seperti biasa.

Catatan:

Menu Wipe Dalvik Cache ini memiliki fungsi untuk menghapus cache file yang ada pada sistem. Sedangkan untuk Wipe Cache Partition ini berguna untuk menghapus cache memori internal.

6. Ganti Baterai Untuk Mengatasi HP Suka Restart Sendiri

Apabila ponsel yang kalian gunakan saat ini sudah mempunyai umur yang lama, maka masalah HP yang suka restart sendiri bisa di sebabkan oleh komponen baterai. Oleh karena itu, kalian bisa mempertimbangkan untuk mengganti baterai HP dengan yang baru.

Sebab, semakin lama penggunaan HP maka kinerja baterai tersebut bisa mengalami penurunan. Dampaknya bisa membuat ponsel mengalami banyak masalah, seperti HP jadi suka restart sendiri.

Selain itu terkadang juga bisa memicu masalah lain, misalnya HP yang mati sendiri, mati total atau bahkan tidak bisa menyala sama sekali.

Tambahan, ada dua hal yang perlu kalian perhatikan sebelum mengganti komponen baterai HP.

  1. Usahakan Membeli Baterai Original
    Pada baterai HP yang original itu akan memiliki tegangan yang sudah di sesuaikan dengan kebutuhan komponen. Sehingga bisa di pastikan aman untuk di gunakan.
  2. Coba Lakukan Kalibrasi Baterai
    Setelah mengganti baterai HP, jangan lupa juga untuk melakukan kalibrasi. Kenapa? Karena agar status baterai nggak error ketika di pakai. Misalnya saja seperti di status baterai tercatat 100%, padahal isinya hanya 50% saja.

Oh ya, jika kalian ingin melakukan kalibrasi baterai HP, maka bisa menggunakan aplikasi-aplikasi khusus di Google Play Store. Atau jika masih bingung, bisa membaca cara kalibrasi baterai Android di artikel saya sebelumnya.

7. Periksa Aplikasi Terakhir yang Terpasang

Jika ponsel kalian baru mengalami masalah restart dengan sendirinya belakangan ini, maka bisa saja di sebabkan oleh aplikasi tertentu.

Ini percaya nggak percaya juga sih, kalau memang ada beberapa aplikasi yang bisa menjadi pengaruh terjadinya masalah ini. Terutamanya untuk aplikasi yang berhubungan dengan sistem yang ada pada HP atau sejenisnya.

Kalian dapat mencoba mengatasinya dengan cara:

  • Pergi ke Pengaturan.
  • Kemudian pilih Aplikasi.
  • Lalu cari aplikasi yang baru di install sebelumnya.
  • Pilih Hapus.

Catatan:

Sedikit tambahan dari saya, ada baiknya untuk mengurangi jumlah aplikasi yang ter-install pada ponsel. Sebab ini bisa membuat memori internal cepat penuh serta RAM jadi cepat habis.

8. Bersihkan Memori Internal HP

Pada dasarnya, hampir semua file yang ada di dalam sebuah ponsel itu akan tersimpan di penyimpanan internal. Sehingga hal ini sering membuat kinerja ponsel menjadi lebih cepat lemot dan bermasalah.

Seperti yang saya jelaskan tadi, kalau sampai memori internal penuh, maka sistem yang sedang bekerja menjadi tidak stabil, crash dah hasilnya membuat HP sering restart dengan sendirinya.

Kondisi ini juga pernah saya alami sendiri dan terjadi pada HP Samsung yang mati hidup dengan sendirinya. Setelah saya coba bersihkan penyimpanan internalnya, ternyata berhasil dan HP Samsung saya kembali normal.


Baca Juga : Cara Perbaiki HP Dicas Tapi Tidak Mengisi Daya


9. Mengatasi HP Suka Restart Sendiri Dengan Membersihkan RAM

Mengatasi HP Suka Restart Sendiri Dengan Membersihkan RAM

Umumnya kapasitas RAM pada HP Android itu berbeda-beda di setiap tipe maupun mereknya. Biasanya ukuran RAM akan di mulai dari:

  • 512MB
  • 1GB
  • 2GB
  • 3GB
  • Dan seterusnya.

Tapi untuk pembahasan di sini sebenarnya kita tidak akan membahas berapa kapasitas RAM HP yang di miliki, namun seberapa banyak kapasitas dari RAM yang masih tersisa.

Hal yang kita lakukan di sini itu bukan tanpa alasan, lho. Soalnya sisam RAM pada HP itu sangat berpengaruh terhadap kinerja sistem. Yang mana jika ternyata penuh akan membuat HP cepat panas, sampai akhirnya membuat sistem menjadi crash.

Solusinya bagaimana? Yaitu dengan memaksa berhenti beberapa aplikasi yang sedang berjalan. Caranya seperti ini:

  • Buka dulu Setelan pada HP.
  • Kemudian cari Aplikasi.
  • Lalu masuk ke menu Aplikasi Berjalan.
  • Pilih aplikasi yang ingin di hentikan.
  • Tekan Force Stop untuk menghentikannya.
  • Selesai.

10. Coba Unroot HP

Memang ada banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan ketika melakukan rooting pada HP Android. Mulai dari kinerja HP yang bisa meningkat, memasang aplikasi yang sebelumnya tidak bisa terpasang, sampai HP yang jadi lebih customable.

Namun perlu kalian ingat, untuk melakukan hal itu tidak boleh sembarangan. sebab jika melakukan kesalahan, bukannya HP yang kinerjanya akan semakin meningkat tapi justru bisa membuatnya menjadi tambah rusak.

Akibatnya dapat membuat sistem pada HP menjadi sering crash serta membuat ponsel sering mati hidup dengan sendirinya.

Adakah solusinya? Tentu saja ada, yaitu dengan menghilangkan akses root pada HP-nya. Serta saya sarankan juga untuk melakukan reset pabrik setelah proses unroot selesai.

11. Bawa Ketempat Servis

Bagaimana jika semua cara di atas sudah di terapkan, tapi belum berhasil juga?

Kemungkinan besar penyebabnya ada pada komponen hardware HP yang mengalami kerusakan. Penyebabnya sih ada banyak, seperti:

  • Umur HP yang sudah lama.
  • Terlalu sering overheat.
  • Terjauh.
  • Terkena Air.
  • Dan lainnya.

Nah, untuk masalah seperti ini, tentunya tidak akan bisa kita perbaiki langsung, apalagi masih awam di bidang tersebut. Solusinya, ialah membawa HP ke tempat service center resmi dari merek HP yang kalian gunakan.

Berapa biayanya? Tergantung dari jenis kerusakan serta merek HP yang kalian gunakan. Jika menurut pengalaman saya pribadi, biayanya ada di kisaran 100 sampai 400 ribu.

Dengan melalui service ini, di harapkan komponen yang mengalami kerusakan itu bisa di ganti sehingga ponsel bisa kembali normal lagi.

Penutup

Ada banyak penyebab kenapa HP suka restart sendiri. Begitu juga dengan solusi untuk mengatasinya yang tidak hanya satu atau dua saja, melainkan ada 11 solusi yang bisa di coba.

Karena memang agak sulit untuk menemukan sumber penyebabnya, maka saya sarankan sih untuk melakukan trial and error dulu. Hingga menemukan solusinya tepat dari masalah yang di alami.

Seperti biasa, jika kalian memiliki pertanyaan atau ada hal-hal yang ingin di tanyakan, silakan tuliskan saja di kolom komentar. Saya nanti akan dengan senang hati membantu masalah yang sedang kalian alami.

Semoga bermanfaat.

Gambar Gravatar
Sangat suka menulis dan utak atik HP dari kecil!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.